Langkah Serba Salah Neymar dalam Mengejar Ronaldo dan Messi

Langkah Serba Salah Neymar dalam Mengejar Ronaldo dan Messi

Menjadi pemain terbaik dunia adalah sebuah dambaan bagi setiap pemain profesional. Neymar yang memiliki bakat besar dalam dirinya pasti juga mendamba bisa menjadi pemain terbaik dunia, seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Untuk itu langkah yang tepat harus ditapaki. Jika tidak, justru malah bisa terjerumus dalam belantara yang tiada ujung.

Mengawali kariernya bersama klub Brasil, Santos, Neymar mula-mula menjadi buah bibir karena kehebatannya dalam mengolah bola. Ia kerap membuat pemain yang mencoba menghadang langkahnya tampak seperti orang bodoh, sementara bola tetap berada di kaki Neymar.

Langkah ke Barcelona

Sejak tahun 2013, Neymar bergabung dengan salah satu klub terbesar di dunia: Barcelona. Bergabung dengan Barca adalah sebuah langkah besar dalam karier Neymar. Dan bersama klub yang bermarkas di Camp Nou tersebut, Neymar tak mengalami kesulitan dalam beradaptasi.

Selama berseragam Blaugrana, Neymar telah merasakan berbagai gelar mulai dari La Liga, Liga Champions, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, hingga Piala Dunia Antar Klub.

Mengingat pencapaian bersama Barcelona tersebut justru mengusik Neymar. Mungkin hal itu yang mendorongnya untuk percaya bahwa ia mampu menjadi yang terbaik di dunia secara individu. Masalahnya predikat terbaik itu tak akan mudah dicapai selama masih bermain di Barca dan di sana terdapat Messi– pemain yang diduga bukan manusia.

Selama ini, status pemain terbaik kerap diidentifikasi dengan raihan trofi Ballon d’Or. Untuk mendapatkan itu, pemain harus memberikan kontribusi besar mengantarkan timnya menjadi juara. Dengan demikian, pemain tersebut akan menjadi sorotan di seluruh penjuru dunia.

Maka sulit bagi Neymar untuk meraih Ballon d’Or selama masih berada di satu klub bersama Messi. Jika Barca juara, yang tampak adalah Messi meskipun sebenarnya Neymar juga banyak membantu.

Pada tahun 2015 setelah Barca menyabet tiga gelar misalnya, Neymar masuk dalam nominasi pemain terbaik dunia. Namun ia harus bersaing dengan rekannya sendiri di Barca, Messi, dan pemain dari Real Madrid Ronaldo. Maka Neymar harus rela ketika melihat Messi menggondol penghargaan pemain terbaik tersebut. Sementara Neymar sendiri hanya mendapat suara 7,86 persen dari voter.

Tahun 2017 kemarin, Neymar kembali masuk dalam nominasi Ballon d’Or. Namun lagi-lagi, ia harus mengalami kekalahan. Ia tetap menjadi yang ketiga di bawah Messi dan Ronaldo.

Itulah barangkali yang membuat Neymar menyerah memperjuangkan nasibnya di Barca. Ia lantas pindah ke PSG.

“Saya tahu Neymar menginginkan Ballon d’Or, jadi menurut saya cukup adil baginya pergi ke Paris dimana ia akan menjadi bintang utama,” menurut Gerard Pique ketika mengomentari kepindahan Neymar.

Langkah ke PSG

Keputusan Neymar gabung PSG juga merupakan sebuah langkah besar. Ia menjadi pemain termahal dunia saat itu. Gaji yang ia terima juga berlipat ganda bersama klub di kota Paris tersebut.

Di PSG ia mendapat gaji senilai 30 juta euro per musim. Jumlah tersebut sudah dua kali lipat dari besaran gaji yang ia terima di Barcelona. Selain dari gaji, Neymar juga masih mendapat tambahan dari penandatanganan kontrak senilai 45 juta euro.

Performa Neymar di PSG bisa dikatakan mentereng. Produktivitasnya dalam mencetak gol begitu mengalir dengan baik. Ketika tulisan ini dibuat, pemain 25 tahun tersebut telah mengumpulkan 29 gol dari 30 penampilan di semua kompetisi.

Jadi Neymar mulai menjadi pemain yang paling disorot di PSG? Bisa dibilang seperti itu. Tapi faktanya Neymar bukan top skor di PSG atau Ligue 1. Adalah Edinson Cavani yang menjadi top skor sementara klub dan di Ligue 1 saat ini.

Tapi barangkali pada akhir musim nanti, Neymar bisa melebihi koleksi gol Cavani. Namun untuk memenangkan Ballon d’Or rasanya masih begitu jauh terlebih setelah PSG gugur di Liga Champions musim ini usai mengalami kekalahan dari Real Madrid di babak penyisihan.

Sementara itu, Messi dan Ronaldo memiliki peluang lebih besar lolos ke partai final UCL atau bahkan menjadi juara bersama klubnya.

Bagaimanapun, masih ada peluang bagi Neymar untuk menarik perhatian dunia yaitu di ajang Piala Dunia 2018 bersama Brasil. Namun itu juga bukan langkah yang mudah. Lagi-lagi, ia harus bersaing dengan Messi dan Ronaldo.

Langkah Selanjutnya

Untuk langkah selanjutnya, menjadi aktor utama di PSG mungkin bakal menjadi kenyataan bagi Neymar. Apalagi klub yang sekarang ia bela bermain di liga bukan unggulan di Eropa seperti Premier League atau La Liga yang relatif lebih ketat. Mestinya Neymar akan lebih mudah membuat dirinya bersinar.

Tapi di sisi lain, pamor Ligue 1 yang kurang mendapat tempat di mata dunia tersebut justru membuat langkah Neymar mengalami kemunduran. Sementara itu pemilihan pemain terbaik seperti di ajang Ballon d’Or banyak melibatkan media-media ternama di seluruh dunia. Terlebih lagi, yang membuat sulit Neymar dalam mengejar Messi atau Ronaldo adalah kenyataan bahwa PSG bukan klub yang memiliki tradisi juara di kompetisi Eropa.

“Saya sedih atas kekalahan itu, jauh lebih menyedihkan karena tidak berada di lapangan membantu rekan setim saya!! Yang membuat saya bangga adalah melihat usaha mereka semua. ALLEZ PARIS,” kata Neymar setelah PSG mengalami kekalahan dari Real Madrid di babak 16 besar.

Akhirnya, langkah Neymar untuk mengejar Ronaldo dan Messi tidaklah mudah. Melihat dominasi antara dua pemain tersebut –selama beberapa tahun terakhir dan kemungkinan masih akan berlanjut di tahun berikutnya– yang bisa dilakukan Neymar sepertinya hanya perlu bersabar dalam menanti masa senja dua seniornya tersebut.

Berita Terkait:

  • Belum ada berita yang terkait dengan artikel ini.

 

w88.com