MU Tampil Buruk, Moyes Harus Tanggung Jawab

MU Tampil Buruk, Moyes Harus Tanggung Jawab

Manchester United Team Sad 2013 2014

Satu-persatu permasalahan mulai mendatangi David Moyes di Manchester United. Tiga kekalahan dari empat pertandingan, duduk di peringkat ke-12 dan berselisih delapan poin dari peringkat satu, Arsenal. Ini merupakan start terburuk klub dalam 24 musim terakhir. Mereka hanya mencetak satu gol dari permainan terbuka sekali dalam enam pertandingan. Selain itu, dari tiga tim terbawah, hanya Swansea dan Newcastle yang kebobolan lebih banyak dari mereka.

Moyes ins3Setelah kekalahan 2-1 dari West Brom di kandang, Moyes mengatakan pada Manchester Evening News kalau, “itu adalah performa yang buruk.” Ia tidak bercanda. Ia memang terlalu jujur akan keburukan timnya musim ini. Salah satunya mengatakan kalau kekalahan 4-1 itu memalukan pada wawancara sehabis pertandingan. Lalu ia mengatakan setelahnya kalau timnya kehilangan dua pemain kunci pada pertandingan tersebut. Pekan lalu, ia mengatakan pada media yang sama kalau timnya tidak cukup bagus untuk menjuarai Liga Champions. Dan itu benar adanya.

Fans United tidak terbiasa dengan manajer yang terlalu jujur. Sir Alex Ferguson selalu melindungi pemainnya di publik, tak jarang ia melebih-lebihkan kemampuan pemainnya di depan kamera. Namun ia akan tetap mengkritik mereka, namun pada tingkat yang lebih privat. Sebenarnya, banyak orang yang bisa disalahkan atas penurunan performa United musim ini. Wakil presiden klub, Ed Woodward, juga bertanggung jawab karena gagal mendatangkan pemain-pemain top yang seharusnya bisa membantu performa United musim ini.

Sementara itu Moyes juga terlihat tidak mampu mengontrol pemainnya. Contohnya kala ia membiarkan begitu saja pemain senior Rio Ferdinand melakukan kesalahan dan membuat Daniel Agger bisa mengirim bola kepada Daniel Sturridge untuk mencetak gol kala United takluk dari Liverpool. Ia juga tidak melihat sebelumnya kalau Ashley Young akan bermain sangat buruk kala melawan Manchester City. Secara keseluruhan, ia gagal mengeluarkan kemampuan terbaik pemain-pemainnya. Padahal, kala mengambil alih United dari Ferguson, ia hanya kehilangan Paul Scholes dari tim yang memenangi gelar dengan selisih 11 poin musim lalu. Apabila ia tidak yakin kalau tim yang sama tidak mampu memenangkan gelar lagi, seharusnya ia jangan menerima pinangan United.

Kala United berjuang untuk mendatangkan pemain di bursa transfer, ia mengatakan pada Daily Mail kalau ia sudah puas dengan pemain yang dimiliki. “Aku butuh untuk mendatangkan pemain baru. Namun tidak ada keharusan. Apabila ada pemain yang cocok itu akan sangat bagus. Namun apabia tidak kami bisa memanfaatkan pemain muda,” kata Moyes. Namun dengan pernyataan ini ia harus membayar mahal dengan kekalahan kala berhadapan dengan City dan West Brom.

Moyes masih memiliki waktu untuk merubah semua hal dan membuat fans yang berteriak “Moyes Out!” terlihat seperti orang-orang bodoh. Apabila ia gagal, ia seharusnya tahu kalau di Old Trafford pelatih tidak pernah jauh dari ancaman pemecatan. United bahkan diejek oleh suporternya sendiri pada hari Sabtu, hal yang pantas dilakukan melihat buruknya permainan mereka. Namun Moyes masih mendapat sambutan yang hangat, dan itu setidaknya membuktikan kalau ia masih mendapat dukungan dari fans, setidaknya untuk saat ini. Ia harus segera membuat perbaikan di tim dan harus dimulai sesegera mungkin.

Apabila gagal meraih hasil maksimal kala menghadapi Shakhtar Donetsk pada Rabu (2/10) dan Sunderland di hari Sabtu (5/10), Moyes mungkin boleh mulai khawatir dengan pekerjaannya. Banyak orang yang bisa disalahkan dalam hal ini namuun tetap Moyes-lah yang memiliki tanggung jawab terbesar.

Berita Terkait:


 

w88.com