Persib Bandung Pastikan Tak Rekrut Alex Willian

Persib Bandung Pastikan Tak Rekrut Alex Willian

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, memutuskan mencoret trialist, Alex Willian da Costa, gelandang asal Brasil. Pemain yang semula didatangkan satu paket bersama Patrick Cruz ini baru menjalani 2 sesi latihan sejak kedatangannya awal Januari lalu.

“Soal Alex, saya sudah bicara tadi dengan Herrie dan dia bilang untuk dilepas saja. Pertimbangannya, karena pelatih sudah cek kemarin di lapangan dan semua orang lihat bagaimana dia,” ungkap Umuh saat ditemui wartawan di Mes Persib, Bandung, Selasa (17/1) siang.

Umuh mengatakan, pencoretan ini sudah melalui diskusi dengan jajaran pelatih. Bahkan, dirinya sempat menyimpan harapan pada sang pemain menyusul tak kembalinya Marcos Flores ke pelukan Maung Bandung.

“Kita juga tidak boleh berburuk sangka. Memang, saya mengharapkan dia bisa bagus. Tapi, kita sudah telat 10 hari kalau dia tidak diagendakan ke sini dari kemarin, kita sudah dapat pemain baru,”

“Penggantinya sudah antri tapi kan kita tidak mau beli kucing di dalam karung. Seenggaknya dia harus berada di atas Marcos. Mudah-mudahan, penggantinya ini besok sudah datang,”

“Marcos sudah tidak mungkin ke sini, dia akan gabung dengan tim Indonesia tapi saya belum tahu di klub mana, itu cuma kabar burung. Buat kita, itu tidak masalah,” bebernya.

Sementara mengenai nasib, Zulham M. Zamrun, Umuh mengatakan dirinya rela melepas sang pemain yang saat ini tengah dalam bidikan PSM Makassar.

“Katanya, dia [Zulham M. Zamrun] diminta PSM, silakan saja, saya tidak akan menahan daripada di sini terkatung-katung. Sekarang dia lagi umroh, kita doakan saja untuk kelancaran dia selama di sana,”

“Juga ketika kembali dengan keluarganya ke Indonesia dalam keadaan sehat. Saya bersyukur kalau dia bisa di Persib, tapi semua juga pasti ada jodohnya,” katanya.

Kembali ke Alex Willian, pelatih fisik Persib Yaya Sunarya menjelaskan hasil bleep test Alex Willian tidak istimewa.

“Untuk Alex [Willian], saya enggak tahu berapa, katanya tadi sudah 16, berarti sudah masuk VO2Max 60. Sebagai gambaran di tahun 2014 kemarin, beberapa pemain ada di angka 60, tapi kalau dirata-ratakan ada di angka 58,” jelasnya

“Tidak ada standar [antara asing dan lokal]. Kalau dulu, untuk pemain lokal ISL itu di 55 dan asing itu sekitar 57. Mudah-mudahan ke depannya akan ada standar seperti itu lagi atau laporan dari setiap klub untuk melihat kondisi fisik VO2Max pemain,”

“Kalau untuk Asia, sekitar 64 sampain 65, pemain Indonesia di 57. Pemain timnas yang paling bagus itu dulu ada Irsyad Aras dengan nilai 62 saat sama Alfred Riedl. Gambaran Persib musim kemarin, Taufiq paling baik 64, Kalau Tantan, Atep dan Konate 62.”

Berita Terkait:


 

w88.com