Wasit Piala Dunia 2018 Dapat Larangan Seumur Hidup

Wasit Piala Dunia 2018 Dapat Larangan Seumur Hidup

Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) telah meminta FIFA untuk menarik Fahad Al Mirdasi dari Piala Dunia 2018, setelah dia mendapat larangan seumur hidup di negaranya karena menerima suap untuk mengubah hasil pertandingan.

Wasit yang akan tampil di Piala Dunia, Fahad Al Mirdasi, 32 tahun, dihukum larangan memimpin pertandingan selama seumur hidup oleh SAFF, setelah ia mengaku bersalah menawarkan perubahan hasil final Piala Raja pada Minggu (13/5), antara Al-Ittihad dan Al-Faisaly di Arab Saudi.

Wasit itupun dihukum tak boleh lakukan kegiatan dalam semua aktivitas sepakbola seumur hidup. SAFF pun meminta FIFA untuk menarik Al Mirdasi dari Piala Dunia bulan depan, sementara menyetujui larangan seumur hidupnya di tingkat internasional.

“Setelah pengangkatan wasit Fahad Al Mirdasi untuk mengatur pertandingan antara Al-Ittihad dan Al-Faisaly di final Piala, Tuan Hamad Al-Saniaa, presiden klub Al-Ittihad, berbicara kepada federasi sepak bola Saudi,” demikian bunyi pernyataan SAFF.

“Al-Saniaa menegaskan bahwa dia memiliki bukti Al Mirdasi menawarkan bantuan kepadanya demi uang,” lanjut pernyataan itu.

Advertisement

“Setelah presiden klub Ittihad mempresentasikan apa yang dimilikinya kepada Federasi Sepakbola, Federasi Saudi mengirim percakapan ini ke Ketua Direktorat Jenderal Olahraga, yang kemudian memberi tahu otoritas yang kompeten”.

Saudi Arabia ask Fifa to remove referee Fahad Al Mirdasi from 2018 World Cup after life ban for match-fixing bribeshttps://t.co/zN3fnW4Ll6

— AS English (@English_AS) May 16, 2018

“Al Mirdasi berada dalam tahanan dan kemudian akan dilakukan penyelidikan administratif kepadanya. Setelah penyelidikan, Federasi Saudi menerima laporan dari pihak yang berwenang, yang membuktikan tuduhan terhadap wasit setelah pengakuan pribadinya tentang permintaan suap”.

Fahad Al Mirdasi jadi salah satu wasit untuk Piala Konfederasi tahun lalu di Rusia, di mana ia memimpin pertandingan untuk tempat ketiga antara Meksiko dan Portugal, setelah juga memimpin di Olimpiade 2016.

Berita Terkait:

  • Belum ada berita yang terkait dengan artikel ini.

 

w88.com